Selasa, 02 November 2010

materi HPI

HUKUM TATA NEGARA
Negara
Italia = “Lo Stato”
Perancis = “L ‘Etat”
Inggris = “The State”
Jerman = “Der Staat”
Belanda = “De Staat”
Definisi negara
Prof.Dr.J.H.A. Logeman : Negara ialah suatu organisasi kekuasaan/kewibawaan

Prof.R.Djokosoetono, SH : Negara ialah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia-manusia yg berada di bawah suatu pemerintahan yg sama

Prof.G.Pringgodigdo, SH : Negara ialah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yg harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus ada pemerintahan yg berdaulat, wilayah tertentu dan rakyat yg hidup dengan teratur shg merupakan suatu nation (bangsa)
UNSUR NEGARA
 Wilayah
 Rakyat
 Pemerintahan
Syarat negara :
 Harus ada wilayahnya
 Harus ada rakyatnya
 Harus ada pemerintahnya, yang berkuasa terhadap seluruh daerah dan rakyatnya

Wilayah negara :
 Wilayah darat
 Wilayah laut (perairan)
 Wilayah udara
TUJUAN NEGARA
Tujuan suatu negara bermacam2, antara lain :
 Untuk memperluas kekuasaan semata
 Untuk menyelenggarakan ketertiban umum
 Untuk mencapai kesejahteraan umum
AJARAN TENTANG TUJUAN NEGARA
 Ajaran Plato : Negara bertujuan untuk memajukan kesusilaan manusia, sbg perseorangan (individu) dan sbg makhluk sosial.
 Ajaran negara kekuasaan : Negara bertujuan untuk memperluas kekuasaan semata2. Diajarkan oleh Machiavelli dan Shang Yang
 Ajaran Teokratis (Kedaulatan Tuhan) : Tujuan negara itu untuk mencapai penghidupan dan kehidupan aman dan tentram dan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan. Diajarkan oleh Thomas aquinas, Augustinus.
Lanjutan Ajaran negara :
4. Ajaran negara polisi : Negara bertujuan mengatur semata2 ketertiban hukum, dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. Diajarkan oleh Krabbe
5. Negara kesejahteraan (welfare state) : Tujuan negara ini ialah mewujudkan kesejahteraan umum. Negara sbg alat yang dibentuk manusia untuk mencapai tujuan bersama
J.H.A. Logemann
HTN adalah :
Serangkaian kaidah hukum mengenai pribadi hukum dari jabatan atau kumpulan jabatan didalam negara dan mengenai lingkungan berlakunya (gebeid) hukum dari suatu negara.
Yang dipelajari HTN :
 Susunan dari jabatan2
 Penunjukan mengenai pejabat2
 Tugas dan kewajiban yang melakat pada jabatan itu
 Kekuasaan dan wewenang yang melekat pada jabatan itu
 Batas wewenang dan tugas dari jabatan terhadap daerah dan orang2 yang dikuasainya
 Hubungan antar jabatan
 Penggantian jabatan
 Hubungan antara jabatan dan pejabat
Hubungan HTN dengan HAN
HTN memusatkan perhatian pada struktur statis dari negara, sedang HAN membahas aspek dinamika dari organisasi negara atau proses bergeraknya fungsi-fungsi organisasi negara itu dalam bentuk tata urutan yang biasa disebut dengan proses administratis.
Dlm arti luas, Hukum Tata Negara (Algemeene Staatlehre) ini mencakup pula Hukum Administrasi Negara (Administratieve Staatlehre).
HUKUM TATA NEGARA
Negara
Italia = “Lo Stato”
Perancis = “L ‘Etat”
Inggris = “The State”
Jerman = “Der Staat”
Belanda = “De Staat”
Definisi negara
Prof.Dr.J.H.A. Logeman : Negara ialah suatu organisasi kekuasaan/kewibawaan

Prof.R.Djokosoetono, SH : Negara ialah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia-manusia yg berada di bawah suatu pemerintahan yg sama

Prof.G.Pringgodigdo, SH : Negara ialah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yg harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus ada pemerintahan yg berdaulat, wilayah tertentu dan rakyat yg hidup dengan teratur shg merupakan suatu nation (bangsa)
UNSUR NEGARA
 Wilayah
 Rakyat
 Pemerintahan
Syarat negara :
 Harus ada wilayahnya
 Harus ada rakyatnya
 Harus ada pemerintahnya, yang berkuasa terhadap seluruh daerah dan rakyatnya

Wilayah negara :
 Wilayah darat
 Wilayah laut (perairan)
 Wilayah udara
TUJUAN NEGARA
Tujuan suatu negara bermacam2, antara lain :
 Untuk memperluas kekuasaan semata
 Untuk menyelenggarakan ketertiban umum
 Untuk mencapai kesejahteraan umum
AJARAN TENTANG TUJUAN NEGARA
 Ajaran Plato : Negara bertujuan untuk memajukan kesusilaan manusia, sbg perseorangan (individu) dan sbg makhluk sosial.
 Ajaran negara kekuasaan : Negara bertujuan untuk memperluas kekuasaan semata2. Diajarkan oleh Machiavelli dan Shang Yang
 Ajaran Teokratis (Kedaulatan Tuhan) : Tujuan negara itu untuk mencapai penghidupan dan kehidupan aman dan tentram dan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan. Diajarkan oleh Thomas aquinas, Augustinus.
Lanjutan Ajaran negara :
4. Ajaran negara polisi : Negara bertujuan mengatur semata2 ketertiban hukum, dengan berdasarkan dan berpedoman pada hukum. Diajarkan oleh Krabbe
5. Negara kesejahteraan (welfare state) : Tujuan negara ini ialah mewujudkan kesejahteraan umum. Negara sbg alat yang dibentuk manusia untuk mencapai tujuan bersama
J.H.A. Logemann
HTN adalah :
Serangkaian kaidah hukum mengenai pribadi hukum dari jabatan atau kumpulan jabatan didalam negara dan mengenai lingkungan berlakunya (gebeid) hukum dari suatu negara.
Yang dipelajari HTN :
 Susunan dari jabatan2
 Penunjukan mengenai pejabat2
 Tugas dan kewajiban yang melakat pada jabatan itu
 Kekuasaan dan wewenang yang melekat pada jabatan itu
 Batas wewenang dan tugas dari jabatan terhadap daerah dan orang2 yang dikuasainya
 Hubungan antar jabatan
 Penggantian jabatan
 Hubungan antara jabatan dan pejabat
Hubungan HTN dengan HAN
HTN memusatkan perhatian pada struktur statis dari negara, sedang HAN membahas aspek dinamika dari organisasi negara atau proses bergeraknya fungsi-fungsi organisasi negara itu dalam bentuk tata urutan yang biasa disebut dengan proses administratis.
Dlm arti luas, Hukum Tata Negara (Algemeene Staatlehre) ini mencakup pula Hukum Administrasi Negara (Administratieve Staatlehre).

1 komentar: