Rabu, 13 Januari 2010

konsultasi

Kepada redaksi Sukanews

Saya ingin bertanya kepada Redaksi Sukanews. Sebelumnya saya sampaikan bahwa saya adalah mahasiswa semester satu. Saya nantinya ingin lulus cepat dengan nilai yang baik. Susah tidak ya? Bagaimana caranya?tolong berikan tip-tip untuk lulus cepat dengan nilai yang bagus…. Terimakasih.
Sauna (Ay)


Kalau adik ingin lulus cepat dengan nilai yang bagus, maka setiap semester harus mendapatkan nilai yang bagus. Jangan sampai ada nilai yang tidak lulus di setiap semesternya. Karena, kalau ada salah satu atau dua nilai yang tidak lulus, maka harus mengulang di tahun depan. Tahun depan, bukan semester depan. Karena biasanya sistemnya matakuliah yang ada di semester ganji dan di semester genap tidak sama. Maka, jika ingin mengulang matakuliah yang tidak lulus, harus menunggu tahun berikutnya, semester yang menawarkan matakuliah tersebut.
Kalau nilai pada semester pertama bagus, IPK lebih dari 3, maka pada semester kedua bisa mengambil 24 SKS. Sehingga, bisa menambah matakuliah di semester atasnya, semester 4 misalnya. Jika nilai setiap semeseter bagus, maka dapat selalu mengambil matakuliah semester atasnya; sehingga nanti di semester terakhir (enam dan tujuh) beban SKS matakuliah yang belum diambil tinggal sedikit. Waktu kuliah yang agak longgar ini, dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan skripsi.
Untuk mendapatkan nilai yang bagus, harus bisa memanage waktu belajar. Apalagi kalau adik sibuk dengan kegiatan lain seperti kegiatan organisasi dan ekstra kurikuler, maka manajemen waktu akan sangat penting. Hendaknya juga mengetahui kapan waktu yang efektif untuk belajar, karena masing-masing orang memiliki waktu khusus yang efektif untuk belajar. Waktu tersebut, harus dipergunakan sebaik-baiknya.
Belajar hendaknya dilakukan setiap hari, baik setelah menerima materi kuliah, maupun menjelang masuk kuliah; agar tidak ada keterputusan apersepsi dari materi lama ke materi kuliah yang baru. System kebut semalam ketika menjelang ujian, sebenarnya kurang efektif; karena pengetahuan seperti itu terkadang tidak bertahan lama. Maka, waktu belajar harus diatur dengan baik.
Belajar hendaknya tidak hanya membaca apa yang diperoleh dari dosen. Namun, hendaknya mencari buku rujukan yang telah diberikan sebelumnya. Baca sendiri materi yang dikaji dalam seluruh matakuliah. Bahkan, kalau bisa, dipersiapkan dahulu materi yang belum dan akan diberikan oleh dosen. Sehingga, pada waktu perkuliahan, adik bisa langsung paham dan merespons dengan baik.
Mengajukan pertanyaan-pertanyaan cerdas saat kuliah, akan menambah point adik. Dosen akan senang dan terkesan dengan mahasiswa yang vocal dan kritis, tetapi tidak ngawur. Jika adik telah dikenal oleh dosen, maka itu juga akan menjadi point tersendiri. Paling tidak seorang dosen yang memberi nilai akan mempertimbangkan keaativan di kelas. Jika nilai ujian rendah, maka nilai keaktivan akan mendukung.
Untuk mampu mengajukan pertanyaan dan tanggapan yang cerdas di kelas, diperlukan wawasan sebelumnya atau appersepsi. Maka banyak mmebaca adalah kunci. Selain itu, kalau adik suka ikut dalam forum-forum diskusi; apa pun temanya, akan memperkaya wawasan, sehingga pertanyaan dan respons dalam diskusi kelas akan bagus. Ingat, keaktivan dalam kelas, bukan hanya berarti kehadiran, melainkan keterlibatan aktif dalam proses belajar pengajar. Jika adik aktif, maka akan menambah point nilai akhir.
Jika semua nilai persemester bagus, dan semester enam dan tujuh tinggal beberapa matakuliah yang diambil; maka adik harus cepat mengatur waktu untuk menulis skripsi atau tugas akhir. Sejak awal atau paling tidak semester empat, lima atau paling lambat semester enam, harus sudak punyai gambaran permasalahan skripsi yang akan ditulis. Mendapatkan judul skripsi ini merupakan proses dialektika adik dalamn menggeluti wacana keilmuan yang ditekuni. Maka, sekali lagi banyak membaca adalah kunci utama.
Menulis, dapat dikatakan gampang-gampang susah; gampanga bagi orang yang telah biasa menulis; dan susah bagi yang tidak membiasakan diri untuk menulis. Maka, menulis perlu sebuah pembisaan. Jika sejak dini adik suka menulis, maka menulis skripsi menjadi sangat mudah.
Dapi uraian tadi, jelas bahwa sebagai mahasiswa, adik harus membiasakan membaca menulis dan berdiskusi. Jika adik mempunyai tiga kemampuan ini, maka insyaallah akan mendapatkan nilai yang bagus.
Satu hal lagi untuk bisa lulus cepat saat ini adalah kemampuan bahasa. Sekarang lulusan UIN disyaratkan memiliki skor TOEFL 450 dan TOAFAL 70 dari skor 100. Hal ini akan menjadi kendala untuk lulus bagi mahasiswa yang tidak memiliki kemampuan bahasa yang memadai. Ingat, bahasa adalah alat. Alat untuk membantu kita mengkaji literature-literatur yang lebih luas. Bahasa Arab dan Inngris sangat dibutuhkan bagi mahasiswa di UIN, karena banyak literatur yang berbahasa Arab dan Inngris yang harus dihadapi. Maka, kemampuan bahasa sejak dini sangat dituntut. Tanpa peraturan akan skor tersebut pun, kita tetap butuh untuk menguasai kedua bahasa tersebut.
Jadi, untuk lulus cepat lulus dengan nilai baik, maka yang diperlukan adalah kemampuan membaca, menulis, berdiskusi dan terakhir adalah kemampuan bahasa. Maka, sejak dini, mumpung masih semester satu, adik hendaknya mempersiapkan semuanya…good luck.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar